Rahasia Tidur Bebas dari Stress dan Pikiran

Banyak Psikiater menyarankan kepada pasiennya yg mengalami frustasi, stress atau gangguan pikiran agar sesering mungkin menarik napas panjang. Bukan tanpa alasan. Kala manusia dibebani masalah, suplai oksigen ke paru paru dan darah menjadi berkurang. Mungkin karna terlalu fokus pada masalah yg membebani. Jika kita memahami, sedikit inisiatif mengambil oksigen manakala pikiran sedang kacau bisa membantu menenangkan diri sendiri.

Dan pikiran, juga merupakan rintangan berat bagi yg ingin tidur lelap. Karna dapat menurunkan kesadaran badan akan pentingnya menghirup oksigen. So, pingin tidur lelap dan gak insomnia lagi? Sebaiknya buang jauh jauh pikiran yg membelenggu bathin, llalu banyaklah fokus pada oksigen. Caranya?

Banyak-banyaklah menarik napas panjang, ‘tarik, tahan, buang – berulang ulang’. Cara ini bisa membantu tubuh menyerap lebih banyak oksigen. Jadi, nantinya ngak mustahil kita bisa terlelap pulas meski sedang banyak pikiran, sedang stress atau frustasi sekalipun – fokus kepada oksigen ketimbang beban. Ngak percaya? Buktikan terlebih dahulu.

Beberapa tips tambahan untuk yg susah tidur karna gangguan pikiran.. 
#Kala terbebani pikiran, kita jadi tegang.
-cobalah untuk tersenyum meski tampak konyol. Tersenyum adalah cara pengobatan alami.

#Ketegangan merangsang tubuh memproduksi semacam zat negatif yg membuat tubuh bersemangat.
-Ini bisa mengganggu proses tidur, jadi longgarkanlah pikiran, tenangkan jiwa.

#Buat lah pikiran menjadi simple.
-jangan memikirkan hal sepele secara berlebihan, karna sometimes gak seperti yg kita bayangkan. Positif thinking bisa mengalihkan yg sepele sepele.

#Latihan meditasi.
-Latihan meditasi bisa membantu kontrol diri.
Namun harus dibarengi keseimbangan. Jangan terlalu berlebihan sampai menguras energi. Pelajari meditasi yg polanya menyehatkan pikiran…

#Memang benar kata mutiara “Jangan Tunda hingga besok apa yg bisa engkau kerjakan hari ini” tetapi jangan salah, ada kata mutiara lain yg berbunyi “Singa tidur dimalam hari”
-Kadang ide baru membuat kita sulit tidur. Tetapi kadang ia juga gak setimpal dengan apa yg kita korbankan, misalnya memelihara kebiasaan tidur pada larut malam yg bisa membuat nya jadi satu kebiasaan yg sulit diubah.

Tentang qwertyass

manusia tidak kreatif, cenderung menggunakan otak kiri, jadi selalu bersikap terkotak-kotak, kaku, perfeksionis, dan linear.
Pos ini dipublikasikan di Artikel tentang Tidur dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s